SudirsahSujanto
RESES

BBM, Alat Tangkap, hingga Infrastruktur : Ini Curhatan Nelayan Lombok Utara ke Legislator Gerindra

Redaksi

Sejumlah persoalan yang dihadapi nelayan pesisir mencuat dalam agenda reses Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD NTB, Sudirsah Sujanto, di Dusun Jambianom, Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Jumat (12/6). Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Medana, Lalu Didik Indra Cahyadi, SH, serta tokoh masyarakat dan nelayan setempat.


Dalam dialog yang berlangsung penuh keakraban itu, masyarakat nelayan menitipkan sejumlah harapan kepada legislator Daerah Pemilihan Lombok Barat-Kabupaten Lombok Utara (Lobar-KLU) tersebut. Mulai dari persoalan perpanjangan barcode BBM bersubsidi, kebutuhan alat tangkap, hingga perbaikan infrastruktur penunjang aktivitas masyarakat pesisir.


Keluhan utama yang disampaikan nelayan berkaitan dengan masa berlaku barcode pengisian BBM bersubsidi yang hanya berlaku selama tiga bulan. Menurut mereka, aturan tersebut cukup menyulitkan karena proses perpanjangan harus dilakukan berulang kali.


“Kami berharap masa berlaku barcode ini bisa diperpanjang menjadi enam bulan agar lebih memudahkan nelayan dalam menjalankan aktivitas melaut,” ujar salah seorang nelayan saat sesi dialog.


Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, politisi Partai Gerindra, Sudirsah Sujanto, mengungkapkan bahwa reses merupakan momentum penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di lapangan. Karena itu, setiap masukan yang disampaikan warga akan menjadi bahan perjuangan di tingkat legislatif.


“Aspirasi masyarakat nelayan ini tentu menjadi perhatian kami. Mulai dari persoalan barcode BBM, bantuan alat tangkap hingga kebutuhan infrastruktur akan kami komunikasikan dan perjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” tegas Sudirsah.


Menurutnya, nelayan merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Oleh sebab itu, berbagai kebijakan yang mendukung kemudahan akses BBM, peningkatan sarana penangkapan ikan, hingga pembangunan infrastruktur perlu mendapatkan perhatian serius.